Tensioner di Honda Blade 110R sami mawon dengan generasi Honda terdahulu macam Grand, Legenda sampai Honda Vario. Penstabil rantai pakai dua roller yang posisinya di atas-bawah. Di tengah antara gir keteng bawah-atas juga ada roller penstabil. Adapun sistem penekannya selain per juga menggunakan tekanan oli.
Tensioner Blade 110R sendiri dilengkapi roller-roller berbahan dasar karet. Ada batasan yang mesti diketahui lantaran ketahanan roller bergerigi itu maksimal cuma sampai 8.000 rpm. Makanya stabiliser rantai keteng jenis ini cocoknya untuk harian. Dan kalau sudah tak bergerigi segera diganti.
Kalau tidak segera, biasanya ketengangan rantai sulit diatur. Idel motor nggak normal hingga berefek penurunan tenaga juga boros bensin, lantaran roller sudah rusak atau aus berakibat kendurnya rantai keteng dan enggak bisa dikontrol. Artinya kerja kem jadi enggak stabil. Buka-tutup klep sudah enggak sesuai perhitungan.
Lantas untuk mengganti roller tensioner Blade, bisa pakai punya Honda generasi lama atau sebaliknya. Cuma agak sedikit repot ketika ingin ganti semua roller tensioner tersebut. Sebab banyak komponen yang dilepas.
Sumber : motorplus-online.com
Penulis : KR15 | Teks Editor : KR15 | Fotografer : Dok.motor Plus



Bandung. Siapa Bilang kalau Bikers itu tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya, siapa bilang kalau bikers itu hanya bisa mengotori udara dengan asap knalpotnya?
Bandung, Hari Minggu Kemarin IKATAN MOTOR HONDA BANDUNG mendapat sebuah undangan dari Oli Shell dan Trans 7 untuk mengikuti acara nonton bareng Moto GP Jerez 2012 yang diadakan di Lapangan Gasibu Bandung.
Bandung. Bertempat di Hotel Aston Tropicana Bandung, MJ berkesempatan untuk menghadiri acara yang dilaksanakan oleh PT Astra Honda Motor (PT. AHM) ATPM Sepeda Motor Honda di Indonesia yaitu Diskusi dan Sharring seluruh PIC Community Main Dealer Sepeda Motor Honda Se-Indonesia.

































